Hari Kamis 14 April 2016 bertempat di Hall FPSB, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UII menyelenggarakan seleksi tahap Art Performance yang merupakan salah satu tahap untuk meraih tiket PPL Australia 2016 tahun ini. Art performance merupakan seleksi tahap ke lima yang diikuti oleh para kandidat. Jumlah seluruh pendaftar dalam kegiatan tersebut adalah 19 mahasiswa. Namun, pada akhirnya hanya sepuluh orang kandidat terpilih yang berkesempatan menampilkan kesenian budaya di Indonesia untuk kemudian diperkenalkan kepada pelajar di tiga Secondary Colleges Melbourne Australia.

Tujuan diadakannya seleksi Art Performance ini, menurut Astri Hapsari selaku dosen pembimbing PPL Australia 2016 untuk memperkenalkan budaya Indonesia sambil mengajar bahasa Indonesia. Sehingga setiap kandidat diharapkan siap untuk mengajar bahasa dan budaya Indonesia dan salah satu budaya yang mereka ajarkan adalah yang mereka tampilkan di Art Performance ini. “Harapannya setelah kembali dari Australia nanti mereka bisa merepresentasikan Pendidikan Bahasa Inggris UII, maksudnya yah dari nilai-nilai, tata krama, sopan santun yah semacam duta budaya yang diharapkan juga membawa nama besar UII yang memang kita itu berkaitan erat dengan nilai-nilai Islam dan semoga ini bisa menjadi sarana untuk mendakwahkan nilai-nilai di bidang pendidikan dan budaya”, jelas Astri.

Setiap kandidat yang mengikuti seleksi PPL Australia ini pasti memiliki motivasi masing-masing untuk bisa berkunjung keluar negeri, khususnya Australia untuk mengajarkan bahasa beserta budaya Indonesia. Salah satu kandidat PPL Australia 2016, Mila Minhatul Maula, mahasiswi PBI 2013 ini mengakui bahwa motivasi keikutsertaannya di PPL Australia ini adalah untuk keluar negeri, mencoba mengajarkan bahasa sendiri kepada pelajar Secondary College di sana, dan melihat langsung bagaimana proses pelajar Australia dalam belajar bahasa Indonesia. Sementara untuk kedepannya Mila berharap, “ Jika lolos seleksi tahap-tahap selanjutnya dan balik ke Indonesia, nanti mungkin saya bisa share sama temen-temen yah untuk memberikan inspirasi kepada mereka biar mereka tuh punya kekuatan untuk keluar negeri, dan juga ingin mengadopsi sistem pendidikan di Australia yang memiliki sistem pendidikan yang baik dan diaplikasikan di Indonesia” tutupnya.

Reporter : Nailis Sa’adah

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *