Tepat bulan Mei ini, salah satu kegiatan kemahasiswaan PIK-M AUSHAF (Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa Association of UII Students who Helping All and Friends) merayakan milad, setelah sebelumnya mengalami vaccum selama dua tahun yaitu dari tahun 2012 sampai tahun 2014. PIK-M AUSHAF merupakan salah satu kegiatan yang dibentuk pada tahun 2009 dalam program Generasi Berencana (GenRe) yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Iswan Saputro, salah satu mahasiswa psikologi 2012 yang menjabat sebagai ketua PIK-M AUSHAF menjelaskan, bahwa kegiatan ini dikelola oleh mahasiswa dan dibimbing langsung oleh salah satu dosen Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) yaitu Hadzhira Qudsi sebagai Kepala Divisi Kemahasiswaan.

Selanjutnya menurut Wira Setya dari divisi HRD (Human Resource Development) PIK-M AUSHAF, fungsi dari kegiatan PIK-M AUSHAF terbagi menjadi dua yaitu peer conseling dan psikoedukasi. Peer conseling adalah kegiatan konseling yang dilakukan oleh teman sebaya, sedangkan psikoedukasi merupakan kegiatan seperti mewakili DuMas (Duta Mahasiswa) DIY, Jambore, dan sosialisasi khususnya terkait NAPZA, HIV, dan berbagai bentuk penyimpangan yang banyak dialami oleh remaja saat ini. “Kita dapat mandat dari bu Hadzhira untuk melakukan preventif agar penyimpangan tidak terjadi lagi” tambahnya.

Bentuk sosialisasi yang telah dilakukan oleh PIK-M AUSHAF sendiri antara lain mengumpulkan para petinggi lembaga-lembaga mahasiswa UII untuk mengenalkan lebih detail bentuk kegiatan tersebut. “Insya Allah tindak lanjutnya setelah ini kita akan masuk ke himpunannya. Jadi bertahap untuk masuk ke lingkungan mahasiswanya” jelas Iswan.

Reporter : Ukhda Indri, Ria Nisrina dan Nafisah Rusmawati

 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *