Oleh: Indah Nurul Huda

 

Delapan puluh delapan tahun sudah, sumpah pemuda selalu disuarakan. Lebih dari setengah abad, peringatan ini identik dengan peringatan bahwa kita adalah pemuda Indonesia yang siap untuk membawa bangsa ini menjadi lebih baik dan bersatu sebagai pemuda untuk selalu menjunjung tinggi persatuan Indonesia. Hal ini karena para pemuda Indonesia ikut berperan penting dalam memperjuangkan Indonesia di tanah sendiri. Seharusnya kita bangga karena kita sudah hidup nyaman dan bebas seperti sekarang. Namun, bukan berati kita menutup mata pada mereka yang terus meneriakkan haknya untuk anak cucunya. Banyak masayarakat saat ini baik dari kalangan bawah hingga atas terus menyuarakan pendapatnya untuk menggerakkan rasa nasionalisme pada pemuda-pemudi Indonesia karena perlunya perombakan nyata untuk mengobarkan kembali semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Ya, memang sangat diperlukan. Seiring berkembangnya zaman, para pemuda memiliki pandangannya masing-masing. Tak lain karena adanya pengaruh perubahan lingkungannya yang terus datang dari berbagai arah. Sangat disayangkan bahwa pemuda zaman sekarang kurang ‘bergerak’ untuk mau mengawali sesuatu, produktif, berintelektual tinggi, selektif, bermoral. Semakin banyak yang membuang waktu untuk menikmati suguhan media tak bermanfaat, menjadi pemuda yang apatis akan masalah sosial, pemuda yang takut buta modernitas, dan suka mengkritisi public figure kekinian yang berkiblat dengan rating seperti sinetron. Walaupun ada sebagian pemuda-pemudi Indonesia yang masih realistis, tanpa realisasi pun pemikiran mereka hanya sebatas ide yang numpang lewat. Perkembangan modernisasi akan semakin menggerogoti idetintas asli para pemuda Indonesia yang selalu memiliki prinsip tetap dan berkebudayaan. Apabila hal ini terus dibiasakan tanpa adanya rasa peduli dari pemuda-pemudi Indonesia, maka ideologi kita akan berubah seiring perubahan waktu

Sudah saatnya para pemuda Indonesia menjadikan momen ini sebagai refleksi diri dan pembuka mata serta pikiran untuk ikut andil dalam proses pembentukan bangsa yang mandiri. Selain itu, kita juga harus memiliki kemandirian, pemikiran kreatif, progresif, bersemangat, dan menjadi tonggak bangsa karena sudah saatnya pemuda Indonesia menjadi Agent of Change. Jangan jadikan Sumpah Pemuda hanya sekedar sumpah, gunakan sebagai perilaku yang menjadikan para pemuda masa kini untuk bersatu, semakin bemartabat, dan siap membawa Indonesia ke persaingan era globalitas.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *