SERUMPUN 2017: Menata Kepekaan Berbudaya

Senin (28/8/2017) Pagi ini, tepat di depan Hall Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya dipenuhi mahasiswa baru berbaju putih-hitam. Mereka sedang mengikuti ospek fakultas, yakni Semarak Ta’aruf Mahasiswa Penuh Makna (SERUMPUN). SERUMPUN hari pertama diisi dengan berbagai sambutan dan pembukaan secara resmi dari Dekan FPSB, Arief Fahmi. Acara ospek tahunan kali ini digelar selama tiga hari.

Tema yang diusung pada SERUMPUN tahun ini yaitu “Membetuk Insan Ulil Albab yang Progresif dan Menumbuhkan Jiwa Sosial yang Berbudaya”. Pada tema ini, poin budaya menjadi salah satu unsur yang ingin ditonjolkan oleh panitia. Saptia Jati Richananta selaku Koordinator Komisi A menjelaskan bahwa alasan panitia menambahkan unsur budaya karena dalam setiap acara SERUMPUN sebelumnya masih jarang mengangkat unsur kebudayaan. Oleh karena itu, pada SERUMPUN kali ini panitia ingin menunjukkan unsur budaya. Salah satu cara untuk menunjukannya yaitu dengan memberikan nama jama’ah menggunakan nama-nama kerajaan nusantara. Selain itu, pentas seni yang ditampilkan oleh para mahasiswa baru merupakan pementasan yang bertema Budaya Indonesia. Jati menambahkan bahwa sekarang bukanlah saatnya kita mengenalkan budaya pada mahasiswa. Menurutnya apa yang dibutuhkan saat ini adalah dengan melakukan tindakan sebagai bukti nyata bahwa mereka mengapresiasi keberagaman budaya. Terakhir, Jati berharap agar acara ini terlaksana dengan lancar sesuai dengan rencana.

Terkait dengan pelaksanaan SERUMPUN, peserta tetap terlihat aktif mengikuti setiap rangkaian acara di bawah sengatan matahari. “Serumpun hari ini ya walaupun capek panas-panasan tapi segi acara termanajemen, rame dan ngga ngebosenin. Apalagi dipandu MC yang kocak abis”, ungkap Tri Ratna Astari. Fidhayani, salah satu mahasiswa baru psikologi juga mengatakan bahwa acara tesebut tetap menyenangkan walaupun panas terik menyengat. (Yunisa, Lala)

Foto oleh: Khafiya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *