Maulana Ichsan: “Kita Ingin Menangkal Pergerakan Komunis!”

(Kampus Terpadu, 29/09/2017) Bulan september memang menjadi bulan yang sangat ramai akan perbincangan tentang Partai Komunis Indonesia (PKI), khususnya terkait peristiwa yang selama ini dikenal dengan istilah Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI) tahun 1965 silam. Data Driven Asia melalui surveinya mengungkapkan setiap bulan September perbincangan tentang PKI selalu meranjak meningkat terhitung hingga awal September 2015. Inilah yang menjadi patokan Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Islam Indonesia ketika mengadakan nonton bareng (nobar) film “Pengkhianatan G30S/PKI” karya Arifin Chairin Noer pada 30 September  2017 mendatang.

Maulana Ichsan, Wakil Komandan Menwa sekaligus penanggung jawab acara nobar tersebut  mengatakan tujuan utama Menwa ialah untuk menangkal paham-paham komunis yang hendak masuk kampus. Apalagi momen nobar ini, lanjut Ichsan, juga bertepatan dengan peristiwa G30S/PKI itu sendiri.

“Sekarang kan rame-rame di media tentang maraknya paham-paham komunis, pergerakannya itu memang udah ada, nah, di sini posisi kita sebagai Menwa untuk menangkal pergerakan-pergerakan dan paham-paham tersebut masuk ke wilayah kampus,” ujar Ichsan.

Menurut Ichsan, pihak rektorat UII telah menyetujui rencana nobar tersebut. Bahkan, tambah Ichsan, dari pihak rektorat juga akan menyampaikan sikap perlawanan kampus terhadap paham-paham komunis. Oleh karena itu, dengan diadakannya acara nobar tersebut, Ichsan berharap agar mahasiswa tidak sampai salah kaprah dan terpengaruh ideologi komunis. Ichsan juga menegaskan bila mahasiswa seyogyanya tetap memegang ideologi Pancasila untuk membela kaum-kaum yang tertindas.

“Mahasiswa memang masanya untuk kritis, banyak mengikuti diskusi masalah masyarakat-masyarakat tertindas, Tapi jangan sampai kita malah terpengaruh paham-paham yang mengarah ke komunis, ingat Pancasila sudah melindungi masyarakat-masyarakat tertindas seperti yang coba komunis ajarkan,”pungkas Ichsan. (Karel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *