Pemaparan Action Plan Calon Dekan FPSB

 (Kampus Terpadu, 25/05/2018). Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan pemaparan action plan dari calon-calon dekan yang akan menjabat pada periode 2018-2022. Acara ini diselenggarakan terbuka untuk seluruh civitas Akademika FPSB UII di Auditorium FPSB. Pada pemilihan kali ini, terdapat tiga calon dekan yakni Arief Fahmi Jabatan Akademik Dosen, Fuad Nashori sebagai Kepala Jabatan Akademik Dosen, dan Ratna Syifa’a Rachmahana Jabatan Akademik Dosen.

Arief Fahmi, selaku dekan periode 20142018 menyatakan mundur sebagai calon dekan pada periode ini dengan alasan telah menjabat pada periode sebelumnya, “maksud saya untuk memberikan kesempatan kepada seseorang dalam posisi sebagai dekan sehingga dapat berdampak positif bagi organisasi dengan mengembangkan budaya pembelajaran organisasi sehingga semua orang mampu mengembangkan kesempatan pembelajaran di bidang akademis.” Ungkap Arief. Alasan lain nya, seperti postdoc (postdoctoral) di Jerman melalui program DAD selama 3-12 bulan yang bertujuan untuk akreditasi prodi.

Pemaparan lain dari calon dekan yaitu Fuad Nashori, dengan topik pengembangan budaya berbasis umat islam dan  keunggulan dari UII yakni kalimat Rahmatan Lil Alamin yang dapat optimal apabila input yang bagus dengan cara memacu peningkatan jumlah pendaftar. Fuad mengatakan bahwa “istilah nya Rahmatan lil Alamin, sebagai proses pembelajaran akan beroptimal bila input nya bagus dengan cara memacu peningkatan jumlah pendaftar terutama PBI, HI dan Magister S2 yang diterima hanya 60 orang”. Rencana aksi dalam perbaikan perkembangan SDM dan organisasi dengan mengurutkan dan menyiapkan mahasiswa yang akan study banding.

Berbeda halnya dengan Fuad, Ratna Syifa’a Rachmahana menganalogikan ide nya dari Visi Misi FPSB. Visi yang menyatakan di tahun 2030 menjadi pusat penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang Psikologi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Hubungan Internasional yang terkemuka di Asia Tenggara serta berkomitmen pada ke islam-an. “Salah satu Misi yang kuat di FPSB yaitu menerapkan nilai-nilai islam di maknai sebagai berpikir, berperilaku sebagai islam. Pengabdian masyarakat dan dakwah yang terintegrasi di Indonesia, dan harapan pengabdian masyarakat tidak hanya dengan kegiatan yang spasial.” Ungkap Ratna Syifa dalam Rencana Aksi nya.

Pertanyaan-pertanyaan saat pemaparan action plan berkisar antara perkembangan Psikologi Islami di UII dan strategi yang akan digunakan dalam saintifik menjadi ciri khas FPSB serta evaluasi dari kerjasama yang dilakukan untuk kedepan nya. Fakultas juga akan mengevaluasi tenaga-tenaga yg harus ditingkatkan dengan penilaian kinerja dosen. Sumber daya manusia yang kurang, pemisahan divisi umum dan rumah tangga akan menjadi beberapa hal yang menjadi fokus evaluasi. Seperti halnya pemisahanan dari divisi umum dan rumah tangga yang dapat dilihat dari sejarah nya. “Dalam rencana kerjasama yang dilakukan dengan penelitian, penerapan dan perumusan yang masih perlu untuk dievaluasi dan bantuan dari mahasiswa untuk perkembangan psikologi Islam di UII” Ujar Ratna Syifa.

Disisi lain, Fuad Nashori menyatakan jika ada upaya untuk memperjuangkan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.“Upaya memperjuangkan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap dengan membantu agar karyawan memiliki kualifikasi yg bisa bersaing dan melihat kuota untuk menjadi karyawan tetap. Termasuk semua dosen harus punya data plus disertai dengan tulisan di jurnal dan bukti-bukti untuk pengabdian di masyarakat” Ungkap Fuad Nashori. Sebagaimana tugas dari fakultas menghimbau kepada karyawan/ti untuk membantu melengkapi data-data mereka, serta struktur dan organisasi prodi dengan adanya kuliah lembur mengikuti peraturan yang ada. (Aisyah, Zahro)

Reporter: Muadz, Zakkiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *