PESTA Undang Alumni Isi Materi Kemahasiswaan dan Kepemimpinan.

(Kampus Terpadu UII,15 Agustus 2018) Hari pertama Acara PESTA Universitas Islam Indonesia 2018 kali ini mengundang Dzuhad Aji Firmantoro, Ketua Pengurus Besar HMI periode 2018-2019 untuk mengisi materi “Kemahasiswaan dan Kepemimpinan” di Gedung Auditorium Prof.Dr.Abdulkahar Muzakkkir dimoderatori Renardo Julian Brusadi. Dzuhad menyebutkan bahwa adanya Mahasiswa Insan Ulil Albab di UII tidak terlepas dari dinamika kemahasiswaan.

Dzuhad juga menyampaikan Mahasiswa bukan sebuah status yang sederhana  dimana kedepannya akan ada tugas dan tanggung jawab untuk memilih hal yang benar atas dasar spiritual. Dzuhad yang pernah menjadi pengurus LEM UII pada tahun 2008 ini, memaparkan bahwasannya di Universitas Islam Indonesia sendiri sejak tahun 2008, sistem kekerasan dalam ospek telah dihilangkan,menurutnya tantangan ke depan tidak melihat mental melainkan kompetisi intelektual dan spiritual untuk dapat diterapkan.

Menurut Dzuhad,dalam visi UII sebagai insan Ulil Albab terdapat karakter yang kuat dengan mampu merawat idealisme dalam mempertahankan ilmu di kehidupan,berjuang dan rajin beribadah.Menurutnya saat ini Islam Ulil Albab yang berkarakter dibutuhkan di negeri ini.Beliau menuturkan adanya ruang publik sebagai kesejahteraan dalam publik serta mendiskusikan kepentingan umum dengan tidak mementingkan kepentingan personal.

Menurut Adi Setiawan, Ketua Bidang Humas Legislatif Mahasiswa 2018  menyampaikan bahwa, “ Mahasiswa harus sadar sebagai statusnya ,kesempatan ini menjadi langkah untuk mencapai kesuksesan,kita tidak bisa sembunyi untuk tidak peduli lingkungan atau persoalan yang dihadapi bangsa dan terus berproses.”

Dalam acara ini, mahasiswa baru diingatkan untuk berkesempatan  menempa diri dalam bidang Akademis, soft skill,dan bidang lainnya.Adi Setiawan berharap agar Mahasiswa tidak hanya berkuliah melainkan  dapat mengikuti organisasi untuk belajar bertanggungjawab.

Adi berharap untuk Mahasiswa dapat memilih organisasi yang diinginkan dan tidak menjerumuskan dengan menyeleksi iklim organisasi.Beliau memberikan tips untuk Mahasiswa Baru dengan melihat kualitas organisasi dari produk alumni dan perjalanan sejarah organisasi.

Suasana PESTA kembali ramai di saat moderator membuka sesi pertanyaan, para peserta bergantian mengacungnya tangannya. Salah satu peserta PESTA, Anggir Saputra dari Fakultas Hukum, ditunjuk untuk memberikan pertanyaan. Ia berpendapat bahwa  mahasiswa saat ini kurang mengkritik pemerintah, tidak seperti dahulu yang lebih banyak aksi.Pertanyaan ini terjawab oleh Dzuhad yang mengatakan bahwa, kita sebagai Mahasiswa berperan untuk mempunyai pengetahuan.Menurutnya ketidakmampuan Mahasiswa berkritik dapat dilihat dari perspektif pengetahuan Mahasiswa .”Tidak ada kritik tajam dari pengetahuan yang datar,”tuturnya. Berbeda halnya menurut Adi bahwa Mahasiswa harus ada tindakan dalam mengoreksi keadaan.Dalam era saat ini Mahasiswa membutuhkan aksi dan terlibat untuk terjun secara langsung sebagai pelopor.

Dalam sesi pertanyaan selanjutnya, peserta menanyakan bagaimana cara mahasiswa untuk peka terhadap lingkungan dalam sosial kontrol. Adi lalu menjawab, adanya kegiatan untuk bermasyarakat ,dan bakti sosial atau dimulai dengan organisasi merupakan ruang untuk berkarya. Sesi pertanyaan ini kemudian menjadi penutup dalam materi Kemahasiswaan dan Kepemimpinan. (Denis,Yunisa)

 

Foto: Dexa, Lina.

Satu tanggapan untuk “PESTA Undang Alumni Isi Materi Kemahasiswaan dan Kepemimpinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *