Medali Perak Kebanggaan ROGER PKM-T UII

(KampusTerpadu, 12/09/2018) Sebuah kebanggaan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang telah dimenangkan oleh Tim Pekan Kreativitas Mahasiswa Teknologi (PKM-T) mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). PIMNAS adalah suatu prestasi penalaran dan kreativitas mahasiswa yang dinilai dari penelitian serta penyampaian mahasiswa. Sesuai dengan tema nya sendiri, PIMNAS ingin mewujudkan mahasiswa Indonesia yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif berlandaskan Ketakwaan, Kemandirian, dan Kecendekiaan dalam Bingkai Kebhinekaan. Di tahun 2017 lalu, PIMNAS diikuti sebanyak 136 Perguruan Tinggi di Indonesia, pada perlombaan tersebut dilakukan oleh setiap tim dengan anggota yang berbeda.

Untuk pertama kalinya di tahun ini ada 11 tim dari UII lolos PIMNAS ke 31 yang  melalui proses seleksi berdasarkan Monitoring dan Evaluasi (Monev) internal dan eksternal, karena di tahun sebelumnya sudah sering mencoba tapi hanya beberapa tim yang sampai ke Universitas (Final). Berdasarkan hasil seleksi ada 2 PKM yang lolos yaitu PKM Teknologi dan PKM Kewirausahaan yang didanai langsung oleh Direktorat Jenderal PendidikanTinggi (Dikti) untuk merealisasikan project tersebut.“Dari tim ku sendiri Kreativitas Mahasiswa Penerapan Teknologi (PKM-T) 1 tim anggotanya 5 orang yang terdiri dari Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Matematika dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam. Adapun PKM-P (Penelitian) terdiri dari 3 orang dan Kewirausahaan ada 5 orang anggota” jawab Istnaini Ainur Rohma Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya Prodi Ilmu Komunikasi 2015.

Dalam mempersiapkan PKM-T membutuhkan waktu 1 tahun dengan proses awal pengajuan sebuah proposal dan melengkapi Prestasi Mahasiswa untuk diseleksi oleh Universitas. Proposal yang telah diseleksi dan lulus pada tahap internal Universitas akan dinaikan ke Dikti dan menjadi bahan pertimbangan untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Setelah lulus dari tahap internal dan eksternal yang dilakukan oleh Dikti, maka dana akan turun. Terkait Rancangan Anggaran Biaya (RAB) setiap timnya mendapat dana yang berbeda, PKM-T tahun ini dengan permintaan RAB sebesar Rp 11.000.000 tetapi dana yang turun hanya Rp 8.000.000 dari Dikti.

“Jadi satu tim nya kita itu multidisplin ilmu, setiap orangnya sudah dapat jobnya masing-masing dari segi kesehatan sendiri itu konsulnya ke saya, segi pembuatan alat dari mahasiswa Teknologi Industri 2 orang, segi kerjasama dengan mitra ada mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, dan segi untuk laboratorium nya dari Prodi Kimia.” Ungkap Nurul Hidayah mahasiswi Fakultas Kedokteran.

Proses perlombaan untuk setiap kelasnya terdapat 20 tim yang berbeda dan hasil penilaian dilihat dari penyampaian dan penelitian yang telah disampaikan dalam bentuk presentasi serta poster. Dari hal tersebut tim PKM-T yang beranggotakan 5 orang berhasil memenangkan penghargaan berupa medali perak dari sebuah poster yang telah dibuat.

Poster tersebut berisikan tentang pengembangan Roger (Reducer of Glycemic Index in Rice) yang dirancang dengan fungsi sebagai penurun kandungan glukosa pada nasi putih sehingga aman untuk di konsumsi bagi penderita Diabetes Mellitus (DM), dari hasil pembuatan Roger tim PKM-T berhasil meraih medali perak. Adapun kendala-kendala kecil seperti perbedaan pendapat dan waktu di dalam tim juga dirasakan, akan tetapi dari kendala-kendala yang tersebut tim PKM-T terus berusaha untuk mencari solusi dengan merancang suatu metodologi.

Dengan adanya PIMNAS ini mahasiswa UII yang telah ikut andil dalam perlombaan mendapatkan hal-hal baru, pengetahuan baru, membangun relasi antar mahasiswa, dan membuat lebih semangat lagi dalam berkarya bahkan PIMNAS sendiri tidak membedakan asal Universitas Negeri maupun Swasta. Dari sudut pandang itulah yang menjadikan kebangaan tersendiri bagi Istnaini bersama tim PKM-T hingga berhasil memenangkan medali perak dalam perlombaan PIMNAS ke 31 di UNY.(AisyahAnggraini)

Reporter: Aisyah Anggraini, Intan Mulachela

Foto: Multazam

Editor: Merlina Rahma Hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *