UII Anjurkan Kuliah Luring, FPSB Siap!

Oleh : Haidhar Fadhil Wardoyo, Liya Ayu Aini Nafis dan Gt. Aisya Nadwa Adelia

Pemberitaan mengenai perkuliahan luring di Universitas Islam Indonesia akhir-akhir ini semakin santer terdengar di kalangan masyarakat luas. Hal ini didukung oleh pemberitaan dari IDN Times Jogja (10/01) dan Republika (08/01) melalui artikel yang diterbitkan pada awal januari lalu. Melalui kedua artikel tersebut, dapat disimpulkan bahwasanya Universitas Islam Indonesia tengah bersiap untuk menerapkan pembelajaran tatap muka penuh atau 100 persen yang rencananya akan dilaksanakan pada perkuliahan semester genap mendatang.

Merespons informasi yang beredar ini, Edy Widodo selaku Ketua Tim Persiapan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 yang kami temui di kantornya (19/01) memaparkan bahwa terdapat sedikit miskomunikasi mengenai pemberitaan tersebut. Kedua media tersebut terlalu menyorot pada poin ‘luring penuh atau luring 100%’ pada judul beritanya. Hal tersebut yang kemudian membuat masyarakat luas, terutama dari kalangan orang tua dan mahasiswa UII hanya berfokus pada judul pemberitaan semata.

“Kalimat itu juga sudah kami konfirmasi dari Pak Rektor dan ternyata memang ada sedikit miskomunikasi dalam beritanya. Memang jika dicermati lagi, isi beritanya sebenarnya sudah sedikit menjelaskan. Namun, mungkin karena judul yang dibuat seperti itu jadi timbul pertanyaan. Kemudian, melalui acara serah terima akreditasi (salah satu program studi UII) kemarin itu juga menjadi kesempatan kita untuk mengkonfirmasi ulang kepada wartawan (mengenai hal ini),” ujar Edy.

Perihal mekanisme perkuliahan semester genap di UII mendatang, dijelaskan secara terperinci melalui Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Panduan Pelaksanaan Pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Islam Indonesia. Melalui Peraturan Rektor tersebut, setidaknya ada tujuh poin pembahasan yang berfokus pada mobilitas mahasiswa, pelaksanaan pembelajaran, koordinasi mitigasi, dan penjelasan mengenai berbagai macam skenario mulai dari prinsip desain, syarat, tahapan, hingga skenario besar pembelajaran.

Adapun tujuan dari dipersiapkannya mekanisme perkuliahan luring di semester genap mendatang adalah untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK). Ketentuan lainnya juga dijelaskan seperti perkuliahan luring ini sangat dianjurkan oleh pihak universitas pada mata kuliah yang mayoritas diambil oleh angkatan 2020 dan 2021. Sementara itu, bagi angkatan di atas kedua angkatan tersebut pada perkuliahan semester genap nanti mayoritas akan dilaksanakan kembali secara daring. Sebab, selain karena masih berada di fase transisi pandemi, angkatan 2020 dan 2021 banyak yang belum pernah menginjakan kaki di kampus dan mengikuti perkuliahan secara luring. Meskipun begitu, tetap akan disediakan kelas daring bagi mahasiswa yang terkendala hal-hal yang membuat dirinya belum bisa datang ke kampus.

“Jadi, apabila ada mata kuliah yang dalam proses untuk mencapai CPMK atau CPL harus luring, maka akan ditawarkan perkuliahan secara luring. Nah, kenapa ditawarkan dan bukan diwajibkan? Jawabannya adalah karena banyak hal yang menyertai seperti dosen yang sudah sepuh, komorbid, atau bisa jadi ada mahasiswa yang belum diizinkan oleh orang tuanya dengan alasan yang spesifik,” sambung Edy.

Sebagai tambahan pula, jam perkuliahan nantinya akan dibatasi maksimal 75 menit dengan jeda waktu antar kelas selama 30 menit. Edy juga menjelaskan bahwa protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat dengan dibantu oleh satpam dan ketua kelas yang akan memantau situasi kelas ketika dosen belum datang. Pembatasan kuota dalam kelas akan didasarkan pada luas ruangan yang mewajibkan jarak 1 meter antara tempat duduk satu dengan lainnya dan sirkulasi udara juga akan sangat diperhatikan.

Fitur baru untuk mendukung protokol kesehatan ini juga telah muncul di uii gateway, yaitu UII Lapor yang muncul baru-baru ini. Demi menunjang mitigasi perkuliahan di era transisi pandemi, mahasiswa diwajibkan untuk mengunggah sertifikat vaksin dosis 1 dan dosis 2 serta berkas persetujuan dari orang tua atau wali mahasiswa UII. Lebih lanjut, pihak universitas juga memberikan kewenangan penuh kepada masing-masing program studi mengenai pemilihan mata kuliah yang akan dilaksanakan secara luring maupun daring. 

Mekanisme perkuliahan luring di FPSB 

Beberapa fakultas di UII telah menyatakan bahwa mereka siap untuk perkuliahan secara luring di semester genap nanti. Hal tersebut dapat dilihat dari akun Instagram Fakultas Bisnis dan Ekonomika yang sudah mempublikasikan informasi mengenai mekanisme perkuliahan pada semester genap 2021/2022. Sementara itu, beberapa kelas di fakultas lain seperti FMIPA, FTI, dan FTSP sudah menerapkan kuliah luring terbatas sejak semester ganjil lalu. Kemungkinan fakultas-fakultas tersebut akan menerapkan kuliah luring secara penuh mengingat ada banyak mata kuliah yang mengharuskan praktik lapangan guna memenuhi CPL dan CPMKnya. Lantas, bagaimana dengan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya?

Dekan FPSB Fuad Nashori dan beberapa Ketua Prodi di lingkup fakultas yang kami hubungi begitu pemberitaan ini keluar terkesan enggan berkomentar. Resnia Novitasari selaku Ketua Program Studi Psikologi yang juga sempat kami hubungi (20/01) sedikit banyak menjelaskan alasan di belakangnya.

Resnia menjelaskan bahwa memang proses pengambilan keputusan masih dalam proses koordinasi. “Untuk sementara, prodi masih menggodok persiapan perkuliahan semester genap besok karena memang butuh persiapan dari sisi jadwal kuliah dan metode pembelajaran. Insya Allah jika sudah siap akan langsung diinfokan ke mahasiswa,” tulis Resnia (20/01).

Namun, selang beberapa hari kemudian melalui akun instagram @daaupdate (26/01), pihak fakultas telah mempublikasikan informasi yang menyatakan bahwa FPSB siap untuk kuliah luring penuh dan bauran pada perkuliahan semester genap. Ketua Program Studi Hubungan Internasional Hangga Fathana dalam wawancara langsung (25/01) sehari sebelumnya juga telah mengiyakan ihwal perkuliahan luring ini. Beliau turut menjelaskan bagaimana persiapan maupun mekanisme pembelajaran tatap muka di FPSB, terutama di program studi HI itu sendiri.

“Di masa-masa ini kita biasanya memang sudah menyiapkan jadwal untuk perkuliahan di semester berikutnya. Jadwal itu kemudian dikoordinasikan dengan bagian akademik dan juga dicocokkan dengan jadwal-jadwal prodi lain. Kalo itu luring, untuk memastikan bahwa tidak ada ruangan yang terpakai double atau tidak ada ruangan yang idle terlalu lama gitu, kita sekarang sudah masuk dalam proses itu. Kita juga sudah menghitung jumlah kelas yang kita butuhkan di semester depan dengan cacah student body yang kita miliki, baik itu kelas luring maupun kelas daring,” sambung Hangga. 

Hangga juga menambahkan bahwa rencananya akan ada sosialisasi kepada mahasiswa HI sebelum pra-keyin nanti. Sosialisasi ini sendiri kemungkinan akan dilakukan melalui sesi Tea Time. Namun, apabila waktunya tidak memungkinkan maka akan digunakan metode blast Email ataupun melalui surat edaran yang akan disampaikan kepada semua mahasiswa. 

Merujuk pada Peraturan Rektor Nomor 2 Tahun 2022 dan publikasi pada akun Instagram @daaupdate, dapat disimpulkan bahwa FPSB siap untuk perkuliahan luring pada semester genap mendatang. Adapun berkaitan dengan mekanisme perkuliahan nantinya akan sesuai dengan skenario yang dijelaskan dalam Peraturan Rektor. Perihal mata kuliah apa saja yang akan dilaksanakan secara luring akan diurus oleh masing-masing prodi melalui koordinasi secara sistematis dengan fakultas.

Harapannya, sosialisasi mengenai hal ini dapat segera dilaksanakan baik itu dalam lingkup prodi maupun fakultas mengingat waktu untuk pra-keyin yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Adapun sejalan dengan himbauan Dekan FPSB, mahasiswa diharapkan untuk mempersiapkan diri, terutama bagi yang berada di luar Yogyakarta agar datang lebih awal mengingat prediksi terjadinya kepadatan lalu lintas darat maupun udara di akhir Februari. Mahasiswa juga dimohon untuk segera melengkapi formulir yang ada pada fitur UII Lapor yang dapat diakses melalui https://gateway.uii.ac.id dan selalu menjaga protokol kesehatan.

 

Catatan:

Merujuk pada Surat Edaran Rektor Nomor: 283/Rek/20/SP/I/2022 perihal pengisian UII Lapor bagi mahasiswa, tertulis bahwa rencana pembelajaran luring dapat dibatalkan atau ditunda ketika kondisi pandemi Covid-19 memburuk.

 

Daftar Pustaka

Alamsyah, I. E. (2022, Januari 8). UII Bersiap PTM Secara Penuh mulai Maret 2022. Republika. Retrieved Januari 29, 2022, from https://www.republika.co.id/berita/r5co1r349/uii-bersiap-ptm-secara-penuh-mulai-maret-2022

Umaiyah, S. (2022, Januari 10). UII Rencanakan Kuliah Tatap Muka 100 Persen pada Bulan Maret. IDN Times Jogja. Retrieved Januari 29, 2022, from https://jogja.idntimes.com/news/jogja/siti-umaiyah/uii-rencanakan-kuliah-tatap-muka-100-persen-pada-bulan-maret/2

Universitas Islam Indonesia. Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Panduan Pelaksanaan Pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022. Yogyakarta.

 

Penyunting : Wahyu Wahidatu Syifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *