Oleh : Mahira Zardini Nurfadilah
Disorientasi
Menapak sebagai bilik ideologi
Berlagak mengulur macam rupa manifestasi
Lantas bersumber dari mana sorakan aksi nyata?
Jika dalam potret ini terbujur retorika semata
Rupa-rupanya terjerat dalam kekeliruan berorientasi
Menari meliuk atas nama generasi
Digerayangi oportunis menakhodai jiwa
Mendampar mahasiswa,
demi merayapi gorong-gorong perebutan kuasa
Sangkrah
Acap kali nyata pula adanya
Peralihan memberdaya guna
Menyemat lebih banyak moral dalam sistematika
Tak lain berpengharapan untuk dianut
Namun jika menemu senja kalanya
Apa arti semua yang berubah
Alur manis setiap narasinya hilang makna
Menyisa runtuh bersilih lumpuh belaka
Bisakah sekiranya
Kanun-kanun yang disadur itu
Melabuh sirkulasi hidup dalam mujurnya
Menyatu suara tuk kemudian turut ditempa yang baru
Gelung
Dalam gelung
suatu komitmen memberangsang
mengikat jerat nyala gelora para belia.
Bersanding bahu merealisasi visi
Gelung ialah jantung
Di mana ramai cendekia
borjuis soal kepiawaian.
Membidangi ranah berbeda warna
Gelung bak bintang-bintang
Lantaran benderang,
menyuar sepanjang kacamata pengetahuan.
Gelung ruang kita bersama,
berdikari memoles potensi
guna memarani rona prestasi.
Grafis: Tara Saffanah Hernadi