Creative Post

Cerpen Sastra

Dirimu di Antara Bintang

Oleh : Aqila Khairun Niswah Kelulusan masa SMA sedang dirasakan oleh para remaja yang menginjak kelas 12 saat ini, yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan mereka ke tahap kuliah. Satria...
  • BY
  • September 29, 2026
  • 0 Comments
Esai Gagas

Mengupas Kesalahan Informasi di Balik Bias Politik: Ancaman terhadap Nalar Kritis di Era Digital

Oleh : ⁠⁠Lovizahara Alifya Putri, ⁠⁠Muthia Zainnajwa Zahra Derasnya arus informasi saat ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses berita di berbagai media sosial, tetapi juga menimbulkan tantangan baru dalam...
  • BY
  • Agustus 19, 2026
  • 0 Comments
Kabar Estetik Wawancara

Merawat Hobi di Kala Pandemi

  • BY
  • Januari 30, 2021
  • 0 Comments
  • 366 Views
Gagas

Menguji Keseriusan DPM Pasca Pembekuan

Lebih dari 90 hari Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB)  lembaganya dibekukan. Ihwal pembekuan yang tidak memiliki kejelasan dan SK pembekuan menjadi pergunjingan di tataran akar rumput FPSB. Desas-desus
Presisi

Omnibus Law, Adu Kepentingan Rakyat dan Investor

Omnibus Law usulan pemerintah mendapat penolakan dari berbagai elemen mahasiswa hingga buruh yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) pada Senin (9/3/19) di Pertigaan Gejayan. “Aksi ini, sebagaimana aksi sebelumnya
Kabar Presisi

FPSB Beku Sementara, Apa Ke Depannya?

  Sesuai dengan keputusan Sidang Umum KM UII ke-40, kelembagaan di FPSB dibekukan sementara. Hal itu merupakan dampak dari kekosongan legislatif FPSB. Sebelum Keputusan Sidang Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum
Kabar Presisi

Catatan Akhir Tahun LBH Yogyakarta: Sebuah Refleksi Perjuangan

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta merilis Catatan Akhir Tahun (Catahu) pada Kamis (26/12/2019) di kantornya. Dalam perilisan Catahu kali ini, LBH Yogyakarta membawa tema besar “Investasi Subur Rakyat Digusur”. Selain
Cerpen Gagas Sastra

Rohim & Sufi: Tragedi Non-Maritalisasi di Benua Arab

“Allah turunkan agama ini agar manusia tetap jadi manusia ketika jatuh cinta. Bukan hewan yang bebas berekspresi. Mau kan tetap jadi manusia?” – Demikianlah penutup surat dari Rohim. Sofi berdiam,