Creative Post

Cerpen Sastra

Dirimu di Antara Bintang

Oleh : Aqila Khairun Niswah Kelulusan masa SMA sedang dirasakan oleh para remaja yang menginjak kelas 12 saat ini, yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan mereka ke tahap kuliah. Satria...
  • BY
  • September 29, 2026
  • 0 Comments
Esai Gagas

Mengupas Kesalahan Informasi di Balik Bias Politik: Ancaman terhadap Nalar Kritis di Era Digital

Oleh : ⁠⁠Lovizahara Alifya Putri, ⁠⁠Muthia Zainnajwa Zahra Derasnya arus informasi saat ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses berita di berbagai media sosial, tetapi juga menimbulkan tantangan baru dalam...
  • BY
  • Agustus 19, 2026
  • 0 Comments
Kabar Estetik Wawancara

Merawat Hobi di Kala Pandemi

  • BY
  • Januari 30, 2021
  • 0 Comments
  • 366 Views
Kabar Tanggap

Incoms: Acara Pengenalan Prodi Ilmu Komunikasi

Introduction of Communication (Incoms) merupakan acara tahunan  dari program studi Ilmu Komunikasi UII yang berisi pengenalan seputar prodi dan pengakraban untuk keluarga ilmu komunikasi sendiri. “Acara ini diselenggarakan dari tanggal
Gagas Opini

Internalisasi Organisasi Eksternal : Suatu Analisis

Merupakan hal lumrah di UII, bila konflik organisasi internal dan eksternal mencuat di sekian banyak bincangan sivitas akademika. Hal tersebut bukan tanpa sebab, melainkan karena posisi organisasi eksternal yang dinilai
Kabar Tanggap

Parkir Liar, Mahasiswa Keluhkan Fasilitas Parkir

(Kampus UII Terpadu, 25 Oktober 2018) Pembangunan gedung Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) di Universitas Islam Indonesia (UII) yang telah berlangsung sejak awal tahun 2018 masih dalam proses pembangunan. Beberapa
Sastra

Yang Bodoh, Yang Binasa

Yang Bodoh, Yang Binasa   Dukuh Paruk dikenal dengan budayanya yang cabul, enggan mengikuti zaman, mengeramatkan leluhurnya yang bernama Ki Secamenggala, dan tentunya ronggeng. Tidak ada pembahasan yang menarik tentang
Cerpen Gagas Sastra

Terlambat Hanyalah Kalkulasi

Senin pagi, adalah Badu dengan nafas terengah-engah membuka pintu kelas. Hari itu adalah mata kuliah Kewarganegaraan. Pengajar mata kuliah itu adalah seorang doktor dengan latar belakang hukum yang tidak bisa